GauL-Community
Pendaftaran ID GAME RF FIRST bisa langsung klik dibawah

http://116.50.27.243/register223.php

Buruan gabung sekarang juga...


Forum Komunitas GauL Pertama di Indonesia
 
HomePortalRegisterLog in

Share | 
 

 Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
ubaykemod
Red Haired Splinter
Red Haired Splinter


Male Number of posts : 349
Age : 27
Location : Dimana Aku bernyanyi dan tertawa Bersamanya
Registration date : 2009-12-01

PostSubject: Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!   Wed Dec 30, 2009 4:06 am

If Tomorrow Never Comes!

Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 tahun. Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki2 lainnya yang menggoda saya
dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya. Setelah pertemuan pertama dimana saya memukulnya, kami selalu bertemu dan saling memukul satu sama lain di batas pagar itu. Tapi itu tidaklah lama. Kami selalu bertemu di pagar itu dan kami selalu bersama. Saya menceritakan semua rahasia saya.
Dia sangat pendiam , dia hanya mendegarkan apa yg saya katakan. Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya ttg apa saja.
Di sekolah, kami memiliki teman2 yang berbeda tapi
ketika kami pulang ke rumah, kami selalu berbicara ttg apa yg terjadi di sekolah. Suatu hari, saya bercerita kepadanya ttg anak laki2 yang saya sukai
tetapi telah menyakiti hati saya.. Dia menghibur saya dan mengatakan segalanya akan beres. Dia memberikan kata2 yang mendukung dan membantu
saya utk melupakannya.
Saya sangat bahagia dan menganggapnya sebagai teman sejati. Tetapi saya tahu bahwa sesungguhnya ada yg lain dari dirinya yg saya suka. Saya memikirkannya malam itu dan memutuskan kalau itu adalah rasa persahabatan. Selama SMA dan semasa kelulusan, kami selalu bersama dan tentu saja saya berpikir bahwa ini adalah persahabatan. Tetapi jauh di lubuk hati, saya tahu bahwa ada sesuatu yang lain. Pada malam kelulusan, meskipun kami memiliki pasangan sendiri2, sesungguhnya saya menginginkan bahwa sayalah yg menjadi pasangannya. Malam itu, setelah semua orang pulang, saya pergi ke
rumahnya untuk mengatakannya. Malam itu adalah kesempatan terbesar yg saya miliki tapi saya hanya duduk di sana dan memandangi bintang bersamanya dan bercakap2 tentang cita2 kami. Saya melihat ke matanya dan mendengarkan ia bercerita ttg impiannya. Bagaimana dia ingin menikah dan
sebagainya. Dia bercerita bagaimana dia ingin menjadi orang kaya dan sukses.
Yg dapat saya lakukan hanya menceritakan impian saya dan duduk dekat
dengan dia.
Saya pulang ke rumah dengan terluka krn saya tidak mengatakan
perasaan saya yg sebenarnya. Saya sangat ingin mengatakan bahwa saya sangat mencintainya tapi saya takut. Saya membiarkan perasaan itu pergi dan berkata kepada diri saya sendiri bahwa suatu hari saya akan mengatakan kepadanya mengenai perasaan saya. Selama di universitas, saya ingin mengatakan kepadanya tetapi dia selalu bersama2 dengan seseorang. Setelah lulus, dia mendapatkan pekerjaan di New York. Saya sangat gembira untuknya, tapi pada saat yg sama saya sangat bersedih menyaksikan kepergiannya. Saya sedih karena saya menyadari ia pergi untuk pekerjaan besarnya. Jadi.. saya menyimpan perasaan saya utk diri saya sendiri dan melihatnya pergi dgn pesawat. Saya menangis ketika saya memeluknya krn saya merasa seperti ini adalah saat terakhir. Saya pulang ke rumah malam itu dan menangis. Saya merasa terluka karena saya tidak mengatakan apa yg ada di hati saya.
Saya memperoleh pekerjaan sbg sekretaris dan akhirnya menjadi seorg analis komputer. Saya sangat bangga dgn prestasi saya. Suatu hri saya menerima
undangan pernikahan. Undangan itu darinya. Saya bahagia dan sedih pada
saat yang bersamaan.
Skr saya tahu kalau saya tak akan pernah bersamanya
dan kami hanya bisa menjadi teman. Saya pergi ke pesta pernikahan itu
bulan berikutnya. Itu adalah peristiwa besar. Saya bertemu dgn pengantin wanita dan tentu saja juga dengannya. Sekali lagi saya merasa jatuh cinta. Tapi saya bertahan agar tidak mengacaukan apa yg seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi mereka. Saya mencoba bersenang2 malam itu, tapi sangat menyakitkan hati melihat dia begitu bahagia dan saya mencoba untuk bahagia menutupi air mata kesedihan yg ada di hati saya. Saya meninggalkan New York merasa bahwa saya telah melakukan hal yang tepat. Sebelum saya berangkat. . . tiba2 dia muncul dan mengucapkan salam perpisahan dan mengatakan betapa ia sangat bahagia bertemu dgn saya.
Saya pulang ke rumah dan mencoba melupakan semua yang terjadi di New York. Kehidupan saya terus berjalan. Tahun2 berlalu. . . kami saling menulis surat dan bercerita mengenai hal yg terjadi dan bagaimana dia merindukan utk berbicara dgn saya. Pada suatu ketika, dia tak pernah lagi membalas
surat saya. Saya sangat kuatir mengapa dia tidak membalas surat saya
meskipun saya telah menulis 6 surat kepadanya.
Ketika semuanya seolah tiada harapan, tiba2 saya
menerima sebuah catatan kecil mengatakan: "Temui saya di pagar dimana kita
biasa bercakap2." Saya pergi ke sana dan melihatnya di sana. Saya sangat
bahagia melihatnya, tetapi dia sedang patah hati dan bersedih. Kami berpelukan sampai kami kesulitan utk bernafas. Kemudian ia menceritakan kepada saya ttg perceraian dan mengapa dia tidak pernah menulis surat kepada saya. Dia menangis sampai dia tidak dapat menangis lagi.. Akhirnya kami kembali ke rumah dan bercerita dan tertawa ttg apa yg telah saya lakukan mengisi waktu. Akan tetapi, saya tetap tidak dapat mengatakan kepadanya bagaimana perasaan saya yg sesungguhnya kepadanya.
Hari2 berikutnya. dia gembira dan melupakan semua
masalah dan perceraiannya. Saya jatuh cinta lagi kepadanya. Ketika tiba saatnya dia kembali ke New York, saya menemuinya dan menangis. Saya benci melihatnya harus pergi. Dia berjanji untuk menemui saya setiap kali dia mendapat libur. Saya tak dapat menunggu saat dia datang shg saya dpt bersamanya. Kami selalu bergembira ketika sedang bersama. Suatu hari dia tidak muncul sebagaimana yg telah dijanjikan.
Saya berpikir bahwa mungkin dia sibuk. Hari berganti bulan dan saya melupakannya. Suatu hari saya mendapat telepon dari New York.
Pengacara mengatakan bahwa ia telah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dalam perjalanan ke airport. Hati saya patah. Saya sangat terkejut akan
kejadian ini. Sekarang saya tahu... mengapa ia tidak muncul hari itu. Saya
menangis semalam-malaman. Air mata kesedihan dan kepedihan;
bertanya2 mengapa hal ini bisa terjadi terhadap seseorang yg begitu baik spt
dia?
Saya mengumpulkan barang2 saya dan pergi ke New York utk pembacaan surat wasiatnya. Tentu saja semunya diberikan kepada keluarganya dan mantan istrinya. Akhirnya saya dapat bertemu dengan mantan istrinya lagi setelah saat terakhir kali saya bertemu pada pesta pernikahan. Dia menceritakan bagaimana mantan suaminya. Tapi suaminya selalu tampak tidak bahagia. Apapun yang dia kerjakan.... tidak bisa membuat suaminya bahagia seperti saat pesta pernikahan mereka. Ketika surat wasiat dibacakan, satu2nya yg diberikan kepada saya adalah sebuah diary. Itu adalah diary kehidupannya. Saya menangis karena itu diberikan kepada saya. Saya tak dapat berpikir. mengapa ini diberikan pada saya? Saya mengambilnya dan terbang kembali ke California. Ketika di pesawat, saya teringat saat2 indah yg kami miliki bersama. Saya mulai membaca diary itu. Diary dimulai ketika hari pertama kami berjumpa. Saya terus membaca sampai akhirnya saya mulai menangis. Diary itu bercerita bahwa dia jatuh cinta kepada saya di hari ketika saya patah hati. Tapi dia takut utk mengatakannya kepada saya. Itulah
sebabnya mengapa dia begitu diam dan mendengarkan segala perkataan saya.
Diary itu menceritakan bagaimana dia ingin mengatakannya kepada saya
berkali2, tetapi takut.
Diary itu bercerita ketika di New York dan jatuh cinta dgn yg lain. Bagaimana
dia begitu bahagia ketika bertemu dan berdansa dgn saya di hari pernikahannya. Dia menulis bahwa ia membayangkan kalau itu adalah
pernikahan kami. Bagaimana dia selalu tidak bahagia sampai akhirnya
harus menceraikan istrinya. Saat2 terindah dalam kehidupannya adalah
ketika membaca huruf demi huruf yg saya tulis kepadanya. Akhirnya diary itu berakhir dengan tulisan:
"Hari ini saya akan mengatakan kepadaanya kalau saya
mencintainya"
Itu adalah hari dimana dia terbunuh. Hari dimana pada akhirnya saya akan mengetahui apa yg sesungguhnya ada dlm hatinya.
Back to top Go down
gepeng
Lazhuwardian
Lazhuwardian


Male Number of posts : 97
Age : 37
Location : please jgn rollback ya
Registration date : 2009-12-01

PostSubject: Re: Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!   Wed Dec 30, 2009 5:03 am

bah....

ada yg baru terpelanting dr dunia dewa.....

ada yg sedang PAT KAI mode nih huakakakaka.................
Back to top Go down
ubaykemod
Red Haired Splinter
Red Haired Splinter


Male Number of posts : 349
Age : 27
Location : Dimana Aku bernyanyi dan tertawa Bersamanya
Registration date : 2009-12-01

PostSubject: Re: Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!   Wed Dec 30, 2009 5:13 am

wkekwekek sial kau peng... udah up ini nanti gw cari gw doomblast....
Back to top Go down
Guest
Guest



PostSubject: Re: Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!   Fri Jan 01, 2010 1:37 pm

potong potong
Back to top Go down
Sponsored content




PostSubject: Re: Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!   Today at 1:17 am

Back to top Go down
 
Jangan Tunggu Besok Untuk Katakan Cinta !!!!
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Casa Pia: seven found guilty of abuse

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
GauL-Community :: Private Server Gaul Network :: RF First-
Jump to: